WEDA — M. Ali Fikri, Guru dari Pondok Pesantren Salman Al~Alfarisi, menjadi salah satu peserta yang mengikuti Program Halteng to Pare, sebuah program pengembangan kapasitas generasi muda Halmahera Tengah melalui pembelajaran dan peningkatan kemampuan bahasa Inggris di Kampung Inggris, Pare, Jawa Timur.
Keikutsertaan Ali Fikri dalam program tersebut tidak hanya dipandang sebagai kesempatan untuk menambah pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga sebagai bagian dari proses mempersiapkan diri untuk kembali memberikan manfaat bagi lingkungan pendidikan, khususnya di Pondok Pesantren Salman Al~Farisi
Bagi Ali Fikri, perjalanan menuju Pare membawa sebuah niat yang lebih besar. Ia ingin memanfaatkan kesempatan belajar dengan sebaik-baiknya sehingga ilmu dan pengalaman yang diperoleh nantinya dapat dibawa pulang dan dibagikan kepada para santri di pondok.
“Saya mengikuti program ini dengan niat belajar dan menambah pengalaman. Setelah kembali ke Halmahera Tengah, saya ingin mengabdikan diri di Pondok Pesantren Salman Al~Farisi Wairoro Kec. Weda Kabupaten Halmahera Tengah dan berbagi ilmu yang saya dapatkan selama di Pare,” ungkap Ali Fikri.
Menurutnya, kemampuan bahasa Inggris menjadi salah satu bekal penting bagi generasi muda di tengah perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Karena itu, pengalaman belajar di Kampung Inggris diharapkan dapat membuka wawasan sekaligus mendorong dirinya untuk terus belajar.
Ali Fikri juga berharap keikutsertaannya dalam Program Halteng to Pare tidak berhenti pada pencapaian pribadi. Ia ingin menjadikan pengalaman tersebut sebagai modal untuk membangun semangat belajar di kalangan santri dan generasi muda lainnya.
“Ilmu yang kita dapatkan akan lebih berarti kalau bisa dibagikan kepada orang lain,” ujarnya.
Keikutsertaan Guru pesantren Salman Al~Farisi dalam Program Halteng to Pare sekaligus menunjukkan bahwa pesantren memiliki peran penting dalam menyiapkan generasi muda yang memiliki pengetahuan, keterampilan, karakter, serta semangat pengabdian kepada masyarakat.
Dengan membawa tekad untuk belajar di Pare dan kembali mengabdi di pesantren, M. Ali Fikri menjadi salah satu generasi muda Halteng yang diharapkan mampu membawa pengalaman baru untuk kemajuan pendidikan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di Halmahera Tengah.